TUGAS 1
09.27
Ilmu Budaya Dasar
A.
Pendahuluan
Mata kuliah Ilmu Budaya Dasar adalah
salah satu mata kuliah yang membicarakan tentang nilai-nilai, tentang
kebudayaan, tentang berbagai macam masalah yang dihadapi manusia dalam hidupnya
sehari-hari. Ada dua hal yang menyebabkan pentingnya pembahasan itu, yaitu:
Pertama, tema-tema IBD merupakan
tema-tema inti permasalahan dasar manusia yang dialami dan dihadapi dalam
kehidupan sehari-hari, seperti tema-tema yang telah disusun oleh Konsorsium
Antar Bidang yang meliputi cinta kasih, keindahan, penderitaan, keadilan,
pandangan hidup, tanggung jawab, kegelisahan, dan harapan.
Kedua, pada saat ini terdapat
kecenderungan bahwa ilmu atau ilmuwan sering mengabaikan sikap dan perilaku
moral. Banyak di antara ilmuwan yang menganggap bahwa aspek moral itu tidak
penting. Menurutnya, aspek yang lebih penting daripada moral dalam suatu ilmu
adalah ontologis dan epistemologis. Apabila hal itu yang terjadi maka ia akan
mengabaikan unsur manusiawinya, kurang berbudaya, dan tidak peka terhadap
permasalahan moral. Untuk mengantisipasi hal itu setiap sarjana dirasa perlu
memahami aspek budaya.
B.
Ilmu Budaya Dasar Sebagai Bagian Dari
Mata Kuliah Dasar Umum
Secara khusus MKDUbertujuan untuk
menghasilkan warga Negara sarjana yang berkualifikasi sebagai berikut:
1. Berjiwa Pnacasila sehingga segala
keputusan serta tindakannya mencerminkan pengalaman nilai-nilai pancasila dan
memiliki integritas kepribadian yang tinggi, yang mendahulukan kepentingan
nasional dan kemanusiaan sebagai sarjana Indonesia
2. Takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa,
bersikap dan bertindak sesuai dengan ajaran agamanya, dan memiliki tenggang
rasa terhadap pemeluk agama lain.
3. Memiliki wawasan komprehensif dan
pendekatan integral di dalam menyikapi permasalahan kehidupan baik social,
ekonomi, politik, kebudayaan, maupun pertahanan keamanan.
4. Memiliki wawasan budaya yang luas
tentang kehidupan bermasyarakat dan secara bersama-sama mampu berperan serta
meningkatkan kualitasnya, maupun lingkungan alamiah dan secara bersama-sama berperan
serta didalam pelestariannya.
Jadi, pendidikan umum yang menitik
beratkan pada usaha untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa, pada dasarnya
berbeda dengan mata kuliah-mata kuliah bantu yang bertujuan untuk menopang
keahlian mahasiswa dalam disiplin ilmunya. Demikian pula berbeda dengan
pendidikan keahlian yang bertujuan untuk mengembangkan ekahlian mahasiswa dalam
bidang atau disiplin ilmunya.
C.
Pengertian Ilmu Budaya Dasar
Istilah Ilmu Budaya Dasar dikembangkan di Indonesia sebagai pengganti
istilah Basic Humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris “The
Humanities”. Adapun istilah Humanities itu sendiri berasal dari bahasa latin
humanus yang bisa diartikan manusia, berbudaya dan halus. Dengan mempelajari
the humanities dandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih
berbudaya dan lebih halus. Dengan demikian bisa dikarakan bahwa the humanities
berkaitan dengan nilai-nilai yaitu nilai-nilai manusia sebagai homo humanus
atau manusia berbudaya. Agar supaya manusia bisa menjadi humanus, mereka harus
mempelajari ilmu yaitu the humanities disamping tidak meninggalkan
tanggungjawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri.
Untuk mengetahui bahwa Ilmu Budaya Dasar termasuk kelompok pengetahuan
budaya, lebih dahulu perlu diketahui pengelompokan ilmu pengetahuan. Prof.Dr.Harsya
Bachtiar mengemukakan bahwa ilmu dan pengetahuan dikelompokkan dalam tigas
kelompok besar, yaitu:
1.
Ilmu-ilmu Alamiah (Natural Science)
Ilmu-ilmu
alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam
semesta. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan
menentukan hokum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat
analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil analisis itu kemudian
digeneralisasikan. Atas dasar ini lalu dibuat prediksi. Hasil penelitiannya
100% benar dan 100% salah. Yang termasuk kelompok ilmu-ilmu alamiah antara lain
ialah astronomi, fisika, kimia, biologi, kedokteran, mekanika.
2.
Ilmu-ilmu Sosial (Social Science)
Ilmu-ilmu
social bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam
hubungan antar manusia. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode ilmiah sebagai
pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Tetapi hasil penelitiannya tidak mungkin 100%
benar, hanya mendekati kebenaran. Sebabnya ialah keteraturan dalam hubungan
antar manusia itu tidak dapat berubah dari saat ke saat. Yang termasuk kelompok
ilmu-ilmu social antara lain ilmu ekonomi, sosiologi, politik, demografi,
psikologi, antropologi social, sosiologi hokum, dsb.
3.
Pengetahuan Budaya (The Humanities)
Pengetahuan
budaya bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang
bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal tersebut itu digunakan metode
pengungkapan peristiwa-peristiwa dan pernyataan-pernyataan yang bersifat unik,
kemudian diberi arti. Peristiwa-peristiwa dan pernyataan-pernyataan itu pada
umumnya terdapat dalam tulisan-tulisan. Metode ini tidak ada sngkut pautnya
dengan metode ilmiah, hanya mungkin pengaruh dari metode ilmiah.
Pengetahuan
budaya (The Humanities) dibatasi sebagai pengetahuan yang mencakup keahlian
(disiplin) seni dan filsafat. Keahlian inipun dapat dibagi-bagi lagi kedalam
berbagai bidang keahlian lain seperti seni tari, seni rupa, seni musik, dl. Sedang
Ilmu Budaya Dasar (Basic Humanities) adalah usaha yang diharapkan dapat
memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang
dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan perkataan
lain Ilmu Budaya Dasar menggunakan pengertian-pengertian yang berasal dari
berbagai bidang pengetahuan budaya untuk mengembangkan wawasan pemikiran dan
kepekaan dalam mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
Ilmu budaya
dasar berbeda dengan pengetahuan budaya. Ilmu Budaya Dasar dalam bahasa inggris
disebut dengan Basic Humanities. Pengetahuan budaya dalam bahasa inggris
disebut dengan istilah the humanities, pengetahuan budaya mengkaji masalah
nilai-nilai manusia sebagai mahluk berbudaya (homo humanus), sedangkan ilmu
budaya dasar bukan ilmy tentang budaya, melainkan mengenai pengetahuan dasar
dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji
masalah-masalag manusia dan budaya.
D.
Tujuan Ilmu Budaya Dasar
Tujuan Ilmu Budaya Dasar mahasiswa diharapkan dapat:
1. Mengusahakan penajaman kepekaan
mahasiswa terhadap lingkungan budaya, sehingga mereka lebih mudah menyesuaikan
diri dengan lingkungan yang baru, terutama untuk kepentingan profesi mereka.
2. Memberi kesempatan pada mahasiswa
untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah kemanusiaan dan budaya serta
mengembangkan daya kritis mereka terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut
kedua hal tersebut.
3. Mengusahakan agar mahasiswa, sebagai
calon pemimpin bangsa dan Negara serta ahli dalam bidang disiplin yang ketat. Usaha
ini terjadi karena ruang lingkup pendidikan kita amat sempit dan condong
membuat manusia spesialis yang berpandangan kurang luas kedaerahan dan
pengkotakan disiplin ilmu yang ketat.
4. Mengusahakan wahana komunikasi para
akademisi agar mereka lebih mampu berdialog satu sama lain. Dengan memiliki
satu bekal yang sama, para akademisi diharapkan akan lebih lancer dalam
berkomunikasi.
E.
Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar
Bertitik toal kerangka tujuan yang
telah ditentukan diatas, dua masalah pokok bisa dipakai sebagai bahan
pertimbangan untuk menetukan ruang lingkup kajian mata kuliah Ilmu Budaya
Dasar. Kedua masalah pokok itu ialah:
1. Berbagai aspek kehidupan yang
seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang didapat
didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya (The Humanities), baik dari segi
masing-masing keahlian (disiplin) didalam pengetahuan budaya, maupun secara
gabungan (antar bidang) berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya.
2. Hakekat manusia yang satu atau
universal, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan
masing-masing jaman dan tempat. Dalam melihar dan menghadapi lingkungan alam, sosial
dan budaya, manusia tidak hanya mewujudkan kesamaan-kesamaan, akan tetapi juga
ketidak seragaman yang diungkapkan secara tidak seragam, sebagaimana yang
terlihat ekspesinya dalam berbagai bentuk dan corak ungkapan, pikiran, dan
perasaan, tingkah laku, dan hasil kelakuan mereka.
Pokok bahasan yang akan dikembangkan adalah:
-
Manusia
dan cinta kasih
-
Manusia
dan keindahan
-
Manusia
dan penderitaan
-
Manusia
dan keadilan
-
Manusia
dan pandangan hidup
-
Manusia
dan tanggung jawab serta pengabdian
-
Manusia
dan kegelisahan
-
Manusia
dan harapan
Sumber :
1. E-Book Ilmu Budaya Dasar

0 komentar