TUGAS IV
23.31
Tugas
Pengertian Ilmu Pengetahuan
Ilmu pengetahuan adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan, dan
meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia
. Segi-segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti. Ilmu
memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian
ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya.
Pengertian Teknologi
Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk
menyediakan barang – brang yang
diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan
hidup manusia. Secara umum, teknologi dapat didefinisikan sebagai entitas,
benda maupun tak benda yang diciptakan secara terpadu melalui perbuatan dan
pemikiran untuk mencapai suatu nilai.
Perbedaan Teknologi Barat dan Timur
Budaya
Barat
Letak perbedaan antara budaya barat dan timur bias pertama kali dilihat
dari etika moral, adat istiadat dan cara penyelesaian masalah. Budaya barat
mengenal etika moral yang lebih bebas, dimana masyarakat tidak malu mengumbar
kemesraan seperti berciuman di depan public. Adat istiadat tidak terlalu kuat,
pengaruhnya sangat lemah bila dibandingkan hokum Negara. Penyelesaian sebuah
masalah dalam budaya barat langsung ke inti utama, tak berbelit – belit dan
masalah lebih cepat terselesaikan.
Budaya barat terkenal dengan kebebasan, baik dalam gaya berpakaian
ataupun pergaulan. Setiap orang punya hak untuk mengekspresikan cara
berpaiakan, entah itu terbuka ataupun tertutup. Mereka tak pernah malu akan
pakaian yang dikenakan. Pembatasan dalam hal pergaulan tidak begitu ketat,
kumpul kebo ataupun perilaku seks bebas seakan bukan hal tabu. Meskipun begitu,
masyarakat dikenal bersifat individualism, lebih mementingkan diri sendiri.
Perbedaan antara barat dan timur juga terletak dalam penyedian
fasilitas, penggunaan teknologi dan pemanfaatan waktu. Fasilitas public tersedia
dalam jumlah yang memadai, menjangkau semua elemen masyarakat. Kemajuan teknologi
sangat terasa di beberapa sector. Penganut budaya barat punya prinsip, time is
money, dimana waktu benar – benar dihargai.
Budaya Timur
Budaya timur mempunyai etika moral dan adat istiadat yang lebih ketat,
namun dalam penyelesaian masalah sedikit lebih rumit. Beragam adat istiadat
masih dijunjung tinggi oleh masyarakat bahkan bersanding dengan hokum Negara. Orang
penganut budaya ket8imuran sedikit terbelit – belit dalam menyelesaikan masalah
dan tertutup.
Penganut budaya ketimuran sering terlena dengan waktu, tak dimanfaatkan
dengan baik. Kemajuan teknologi tergolong sedikit lambat dan kurang merata,
begitu juga ketersediaan fasilitas public yang masih terbatas untuk beberapa
kalangan saja.
Kesimpulan Perbedaan Antara Budaya Barat dan Timur
Perbedaan budaya badat dan timur tampak jelas dari beragam aspek,
keduanya saling berseberangan satu sama lain. Budaya barat sering dipandang negated
oleh penganut budaya ketimuran, namun unggul di sector teknologi. Budaya timur
sering dipandang kaku oleh penganut budaya kebaratan, namun unggul dalam hal
moral, sopan santun dan adat istiadat.
Tulisan
Dampak
Positif dan Negatif Perkembangan Teknologi dalam Bidang Politik
– Positif:
- Memberikan
dorongan yang besar bagi konsolidasi demokrasi di banyak negara
- Meningkatnya
hubungan diplomatik antar negara
- Kerjasama
antar negara jadi lebih cepat dan mudah
- Menegakan
nilai-nilai demokrasi
- Memperluas
dan meningkatkan hubungan dan kerja sama Internasional
- Partisipasi
aktif dalam percaturan politik untuk menuju perdamaian dunia
- Adanya
peranan besar masyarakat dalam pengembangan pemerintah. Contohnya dengan
e-government maka hal ini bisa tercapai. Bayangkan saja jika ada anggota
DPR yang dapat berinteraksi dengan rakyat yang telah memilihnya, kegiatan
tanya jawab, melakukan voting, saran dan kritik akan dapat tersalurkan
dengan cepat, langsung, dan nyaman
- Kegiatan
komunikasi untuk keperluan politik dengan menggunakan teknologi informasi
menyebabkan sampainya berita lebih cepat, dilakukan secara efisien, dan
nyaman. Misalnya jika ada masyarakat yang ingin mengajukan pendapatnya ke
wakil rakyat maka cukup dengan menggunakan e-mail surat dapat sampai
dengan segera.
– Negatif:
- Negara
tidak lagi dianggap sebagai pemegang kunci dalam proses pembangunan
- Timbulnya
gelombang demokratisasi (dambaan akan kebebasan)
- Adanya
ancaman disintegrasi bangsa dan negara yang akan menggoyahkan Negara
Kesatuan Republik Indonesia
- Semakin
meningkatnya nilai-nilai politik individu, kelompok, oposisi, diktator
mayoritas atau tirani minoritas
- Timbulnya
fanatisme rasial, etnis, dan agama dalam forum & organisasi
- Timbulnya
unjuk rasa yang semakin berani dan terkadang mengabaikan kepentingan umum
- Adanya
konspirasi internasional, yaitu pertentangan kekuasaan dan percaturan
politik
- Internasional
selalu mengarah kepada persekongkolan
- Lunturnya
nilai-nilai politik yang berdasarkan semangat kekeluargaan, musyawarah
mufakat, dan gotong royong.
Dampak
Positif dan Negatif Perkembangan Teknologi dalam Bidang Ekonomi
– Positif:
- Produktifitas
dunia industri semakin meningkat. Kemajuan teknologi akan
meningkatkan kemampuan produktivitas dunia industri baik dari aspek
teknologi industri maupun pada aspek jenis produksi
- Pertumbuhan
ekonomi akan semakin tinggi
- Persaingan
dalam dunia kerja sehingga menuntut pekerja untuk selalu menambah skill
dan pengetahuan yang dimiliki.
- Semakin
maraknya penggunaan TIK akan semakin membuka lapangan pekerjaan
- Dengan
fasilitas pemasangan iklan di internet pada situs-situs tertentu akan
mempermudah kegiatan promosi dan pemasaran suatu produk
- Perusahaan
dapat menjangkau pasar lebih luas, karena pembeli yang mengakses internet
tidak dibatasi tempat dan waktu
- Perusahaan
tidak perlu membuka cabang distribusi
- Pengeluaran
lebih sedikit, karena pegawai tidak banyak
- Harga
barang lebih murah, karena biaya operasionalnya murah
- Bisnis
yang berbasis TIK atau yang biasa disebut e-commerce dapat
mempermudah transaksi-transaksi bisnis suatu perusahaan atau perorangan
- Pemanfaatan
TIK untuk membuat layanan baru dalam perekonomian dan bisnis antara lain
internet banking, SMS banking, dan e-commerce
– Negatif:
- Terjadinya
pengangguran bagi tenaga kerja yang tidak mempunyai kualifikasi yang
sesuai dengan yang dibutuhkan
- Sifat
konsumtif sebagai akibat kompetisi yang ketat pada era globalisasi akan
juga melahirkan generasi yang secara moral mengalami kemerosotan:
konsumtif, boros dan memiliki jalan pintas yang bermental instant
- Adanya
aksi tipu menipu dalam proses jual beli online yang dapat merugikan
beberapa pihak;
- Dengan
jaringan yang tersedia seperti yang terdapat pada beberapa situs yang
menyediakan perjudian secara online, para penjudi tidak perlu pergi ke
tempat khusus untuk memenuhi keinginannya
- Resistensi
Membeli Secara Online. Bagi orang awam yang belum pernah bertransaksi
secara online, akan merasa janggal ketika harus bertransaksi tanpa
bertatap muka atau melihat penjualnya. Belum lagi ketakutan bila
pembayaran tak terkirim atau tak diterima. Atau barang tak dikirim, atau
bahkan barang dikirim tetapi tak diterima
Dampak
Positif dan Negatif Perkembangan Teknologi dalam Bidang Sosial Budaya
Dampak Positif
1. Informasi
yang ada di masyarakat dapat langsung dipublikasikan dan diterima oleh
masyarakat. Sumber informasi tidak hanya berasal dari satu orang saja. Dalam
masyarakat, semua orang dapat menjadi sumber informasi. Setiap orang dapat
saling bertukar informasi satu sama lain. Informasi itu pun menyebar sampai
kepada seluruh lapisan masyarakat dengan cepat melalui media-media TIK yang ada.
2. Hubungan
sosial antar masyarakat dapat berlangsung dimana saja dan kapan saja.
3. Sosialisasi
kebijakan pemerintah dapat lebih cepat disampaikan kepada masyarakat.
4. Tumbuhnya
sikap percaya diri dan motivasi tinggi.
Dampak Negatif
a. Adanya
“share” budaya antar daerah.
Kebudayaan dimiliki oleh setiap kelompok dari
setiap daerah dalam setiap bangsa. Tidak hanya dengan penampilan atau
pertunjukkan saja budaya itu dipublikasikan. Dengan TIK pun, antar kelompok
masyarakat dapat menyampaikan kebudayaan yang dimiliki oleh masing-masing untuk
kemudian dipelajari dan dilestarikan. Tidak hanya dalam satu Negara, tetapi
dapat juga antar Negara.
Dampak negatif TIK dalam bidang sosial
dan budaya adalah sebagai berikut.
b. Timbulnya
jenis kejahatan baru.
Kejahatan yang timbul antara lain penipuan,
pencurian nomor kartu kredit, pornografi, pengiriman email sampah (spam),
pengiriman virus, penyadapan saluran telepon, memata-matai aktivitas seseorang
(spyware), dan mengacaukan trafik jaringan. Kejahatan-kejahatan ini sulit
dideteksi karena dikerjakan dengan fasilitas TIK, salah satunya internet.
c. Maraknya
perilaku menyimpang yang terjadi di kalangan masyarakat pada umumnya dan remaja
pada khususnya.
Perilaku menyimpang disebabkan oleh merosotnya
moral yang ada di masyarakat. Kurangnya filterisasi akan informasi serta budaya
yang diterima dari TIK menjadi faktor pokok timbulnya permasalahn ini. Hal yang
seharusnya salah justru dibenarkan dan yang benar justru disalahkan. Perilaku
yang melawan norma yang ada di masyarakat pun kian merebak, tak hanya pada
kalangan remaja atau pelajar saja yang memang masih labil, tetapi juga pada
masyarakat “dewasa”.
d. Menurunnya
tingkat kepercayaan kepada lingkungan sekitar.
Kemudahan akses informasi semakin melemahkan rasa
percaya pada orang-orang sekitar. Banyak orang justru lebih men-”dewa”-kan
internet (khususnya) untuk mencari informasi dibandingkan bertanya langsung
pada orang sekitar yang secara umum mengetahui. Atau bahkan mereka pun kadang
sudah sulit sekali percaya pada polisi lalu lintas untuk menanyakan jalan
sekalipun. Rasanya kalau tidak “googling” tidak afdol.
e. Kurangnya
ruang privasi.
Hadirnya situs-situs jejaring sosial tidak hanya
membantu untuk menghubungkan individu yang satu dengan yang lain atau dengan
kelompoknya. Layanan ini memberikan penggunanya kebebasan untuk membuka diri
dan melihat-lihat info serta privasi orang lain. Privasi bukan lagi menjadi
barang mahal.
f. Masuknya
budaya asing yang kurang baik dan tidak difilter.
Banyak budaya asing, baik penampilan maupun gaya
hidup, yang masuk ke kelompok-kelompok masyarakat. Tidak hanya budaya baik yang
ada, tetapi budaya yang kurang baik pun dapat masuk dan lambat laun apabila
tidak difilter secara dini, budaya tersebut bukannya membangun tapi malah
justru mengerogoti budaya asli yang ada di kelompok tersebut.
g. Meningkatnya
angka pengangguran.
Masalah yang satu ini sangat menarik perhatian. Kini, teknologi
seolah-olah menggantikan manusia dalam segala bidang, termasuk pekerjaan.
Kreatifitas manusia pun menjadi tumpul. Mereka menjadi tergantung akan
teknologi. Hampir semua pekerjaan dilakukan oleh mesin-mesin otomatis. Sehingga
makin banyak pengangguran karena tenaga mereka tergantikan oleh mesin-mesin
otomatis tersebut.
Sumber : http://mutmainahpgmi.blogspot.co.id/
Dampak
Positif dan Negatif Perkembangan Teknologi dalam Bidang Keamanan
Dampak Positif
1. Dari
sisi komandan, teknologi informasi dapat mempercepat penyampaian informasi
sehingga dapat mempercepat pengambilan keputusan.
2. Dari
sisi pasukan, teknologi informasi membantu pasukan untuk memperoleh informasi pada
waktu dan tempat yang tepat sehingga pasukan menjadi lebih fleksibel dalam
bergerak.
3. Meningkatkan
kualitas pemilihan strategi dengan Decision Support System.
4. Peningkatan
akurasi dan keandalan teknologi persenjataan dengan rekayasa hardware dan
software.
5. Pemerolehan
personel militer yang mumpuni yaitu dengan rekrutmen berbasis teknologi
informasi.
6. Dengan
penguasaan pengetahuan yang disebabkan oleh kemajuan dalam bidang teknologi
informasi, musuh dapat dibuat bertekuk lutut melalui sarana yang berupa
teknologi komputer. Sebagai contoh, penggunaan program kecerdasan buatan untuk
mensimulasikan formasi dan kekuatan musuh memungkinkan serangan menjadi efektif
dengan tingkat keberhasilan yang cukup tinggi.
Dampak Negatif
1. Penyalahgunaan
satelit oleh para teroris seperti, melacak kondisi tempat mereka akan melakukan
kejahatan.
2. Melalui
media internet, pelaku teroris dapat berkomunikasi dengan sesama teroris maupun
untuk mencari pengikut.
3. Berkaitan
dengan teknologi senjata pemusnah massal (Weapon of Mass Destruction / WMD)
seperti senjata nuklir dan senjata biologi, dikhawatirkan akan menjadi ancaman
terbesar bagi suatu negara bila digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung
jawab.
4. Perkembangan
yang cepat dari teknologi informasi beserta teknologi perang lainnya
memungkinkan menciptakan jenis perang yang secara kualitatif berbeda, seperti
pada Perang Teluk, perang dimana penguasaan pengetahuan mengungguli senjata dan
taktik.
5. Munculnya
perang informasi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi, karena
sifat penggunaan sistem secara bersama (sharing), sehingga memungkinkan
pihak-pihak yang tidak berkompeten pada suatu sistem dapat melakukan akses ke
pihak lain tanpa mengalami kendala.

0 komentar